Sabtu, 25 Agustus 2012

Azazil = Iblis

Dahulu nama Iblis itu adalah Azazil ketika belum dilaknat Allah S.W.T, dan pada saat itu Nabi Adam AS dan Siti Hawa belum di ciptakan, Azazil bukan dari sebangsa Malaikat tapi Azazil ini sebangsa Jin dan itu di ciptakan dari api,ini firman Allah S.W.T yang berbunyi :
” QS Ar- Rahman ,ayat 15 : dan Dia menciptakan jin dari nyala api.

Lalu firman Allah dalam Surah yang lain Surah Al Hijr ayat 27 yang berbunyi “Dan Kami telah menciptakan jin sebelum(adam) dari api yang sangat panas.”
disurat yang sama ( Al Hijr) ayat 26 nya tentang penciptaan Nabi Adam yang terbuat dari tanah dan diberi bentuk ( nanti buka Al Qur’an nya bila ada dirumah)
Dalam Islam, Iblis bukanlah malaikat. Iblis adalah jin yang bernama Azazil. Karena ilmu dan ibadahnya sangat bagus, ia pun diangkat ke langit sehingga sederajat dengan malaikat. Segala yang diperintahkan kepada malaikat, itu berarti juga perintah untuk Azazil. Walau ia bukanlah dari bangsa malaikat.
Maka tak heran, menurut beberapa ulama diantaranya Ulama Syekh Ibnu Abbas Qoyiman, bahwa saking sejajarnya si AZAZIL ini dengan Malaikat, dia bisa masuk keberbagai pintu langit dan tiap-tiap pintu langit itu si Azazil ini memiliki gelar yang berbeda seperti contoh :
Langit Pertama (ar-Rafii’ah)
al-Abid ahli ibadah, selalu mengabdi luar biasa kepada Allah,
Langit Kedua (al-Maa’uun)
ar-Raki ahli ruku
Langit Ketiga (al-Maziinah)
as-Saajid ahli sujud
Langit Keempat (az-Zahirah)
al-Khaasyi selalu merendah dan takluk kepada Allah
Langit Kelima (al-Muniirah)
al-Qaanit selalu ta’at
Langit Keenam (al-Khaliishah)
al-Mujtahid bersungguh-sungguh dalam beribadah
Langit Ketujuh (al-Ajiibah)
az-Zahid sederhana dalam menggunakan sarana hidup
Azazil ini sebelum dilaknat Allah S.W.T, memiliki bentuk rupa yang rupawan dengan empat sayapnya yang indah, begitu si Azazil ini menantang Allah karena tidak mau sujud kepada Nabi Adam, sedangkan para Malaikat sujud ketika disuruh oleh Allah ,Tuhan semesta alam, maka Azazil berubah bentuklah dia menjadi rupa yang sangat buruk
dan dinamai menjadi Iblis, karena secara spontan Allah menyebutnya Iblis,
ini peristiwa yang Allah tunjukan kepada manusia, dalam firmaNya yang berbunyi :
[Al Baqarah ayat 34 yang berbunyi " Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam," maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir.
Al A'raf ayat 11 yang berbunyi " Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu (Adam), lalu Kami bentuk tubuhmu, kemudian Kami katakan kepada para malaikat: "Bersujudlah kamu kepada Adam", maka merekapun bersujud kecuali iblis. Dia tidak termasuk mereka yang bersujud.
Al A'raf:12 yang berbunyi Allah berfirman: "Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu?" Menjawab iblis "Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah".
Sad ayat 75, Allah berfirman: "Hai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang yang (lebih) tinggi?".
[SAD ayat 76] Iblis berkata: “Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah”.
[SAD ayat 79, Iblis berkata: "Ya Tuhanku, beri tangguhlah aku sampai hari mereka dibangkitkan".
[Sad ayat 82, Iblis menjawab: "Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya.
ada catatan tambah, mengenai Malaikat di ciptakan dari cahaya itu bersumber dari cahaya adalah hadits dari ‘Aisyah Radhiyallahu ‘anha, ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari api yang menyala-nyala, dan Adam diciptakan Alaihissalam dari apa yang telah disifatkan kepada kalian.” Malaikat adalah makhluk Allah yang besar seperti disebutkan dalam ayat-ayat Al-Qur-an dan hadits-hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang shahih, seperti sifat para Malaikat yang memikul ‘Arsy. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api Neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya Malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar